Pertanyaan Hipnosis yang Menarik

Sleep deadBerikut adalah pertanyaan hipnosis yang ditanyakan kepada saya oleh seseorang beberapa lama yang lalu. Serangkaian pertanyaan ini menarik karena membuat saya menjelaskan hipnosis secara mendalam kepada orang yang benar-benar ingin tahu. Semoga pertanyaan-pertanyaan ini mewakili pikiran pembaca dan jawaban yang diberikan juga bisa memuaskan.

“Kalau pas sesi hipnoterapi terus hipnoterapisnya meninggal, yang dihipnotis bisa bangun apa nggak?”

Tentu kita tetap bisa bangun karena kita masih sadar dalam keadaan hipnosis. Jadi ketika suara yang tadinya kita dengar tiba-tiba menghilang, kita akan membuka mata untuk mencari tahu apa yang terjadi.

“Masa sih kita masih sadar? Kalo yang sering diliat dan orang ngomong ‘tidur’ itu gimana?”

Kita sering menanggap kalau hipnosis itu kita sudah lupa ingatan dan berbicara dengan tidak sadar. Akan tetapi bukan hal ini yang terjadi dalam keadaan hipnosis. Bahkan dalam keadaan hipnosis dalam pun kita masih sadar sepenuhnya. Kalau kita tidur nyenyak dan ada orang-orang yang berbicara di sekeliling kita, apa kita bisa mendengar pembicaraan mereka? Tentu jawabannya tidak. Begitu pula halnya dengan hipnosis. Jika kita tidak sadar tidak ada perubahan yang bisa terjadi karena… ya Anda tidak sadar akan apa yang dikatakan oleh hipnoterapis Anda.

Kalau kita lihat para hipnotis yang mengatakan “TIDUR!” dan langsung ada orang yang memejamkan mata dan terlihat seperti tidur, itu hanyalah salah satu teknik yang digunakan oleh para stage hypnotist, atau hipnosis pertunjukkan, supaya terlihat dramatis. Tapi, walaupun para stage hypnotist, itu menggunakan kata “tidur,” bukan berarti orang-orang itu tertidur. Mereka hanya memejamkan mata dan merilekskan seluruh tubuh mereka sambil dengan sadar mendengar sugesti yang diberikan.

Kesimpulan

Kita seringkali takut untuk pergi menemui seorang terapis (termasuk psikolog dan psikiater), karena kita seringkali takut kehilangan kontrol akan hidup kita. Kita takut bahwa ketika kita berubah, kita bukan berubah karena diri kita sendiri, tapi karena kita “dipaksa” untuk berubah. Akan tetapi kita perlu tahu bahwa ketika kita mencari penyelesaian masalah atau “kesembuhan” sebenarnya kita melakukannya atas kemauan diri sendiri. Tidak ada orang di dunia ini yang bisa memaksa kita untuk melakukan hal yang tidak kita inginkan. Ketika kita mau berubah, maka perubahan itu akan terjadi. Dan ketika Anda mau untuk berubah dengan cara pergi kepada seorang terapis, yang bisa dilakukan oleh seorang terapis hanya menunjukkan jalan kepada Anda untuk berubah. Ketika hal itu dilakukan, Anda sendiri yang harus berjalan menjalani jalan itu. Anda sendiri yang harus berusaha untuk melakukannya.

, , ,

No comments yet.

Leave a Reply